Penulis : Takdir Manurung
Gambir adalah komoditi unggulan dari Kabupaten Pakpak Bharat yang harus
tetap dipertahankan, dikembangkan karena merupakan komoditas ekspor.
Permasalahan utama adalah rendahnya produktivitas. Penelitian ini
dilakukan pada bulan Mei tahun 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis pengaruh jumlah daun gambir, tenaga kerja pengolahan,
alat pengolahan, pengalaman dan kelembagaan petani terhadap produksi
getah gambir kering di Kabupaten Pakpak Bharat.
Data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan wawancara dengan
petani gambir dengan kuesioner di 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan
Sitellu Tali Urang Jehe, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut dan
Kecamatan Kerajaan. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi Linear
Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel jumlah dan gambir dan alat
pengolahan berpengaruh secara signifikant terhadap produksi getah gambir
kering sedangkan jumlah tenaga kerja, pengalaman dan kelembagaan tidak
berpengaruh secara signifikant terhadap produksi getah gambir kering.
Disarankan kepada pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan dalam
pemberian atau pengadaan alat pengolahan daun gambir jenis hidrolik
serta berupaya mempertahankan komoditi gambir untuk tetap dibudidayakan
dan dikembangkan karena merupakan komoditi unggulan dan merupakan ikon
komoditi Kabupaten Pakpak Bharat yang tidak dimiliki kabupaten lain
penghasil gambir di Provinsi Sumatera Utara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar